Powered By Blogger

Kamis, 15 Januari 2015

  1.  
  2.  
  3. KOMPONEN DAN ELEMEN SISTEM INFORMASI
  1. KOMPONEN SISTEM INFORMASI
Sistem informasi terdiri dari komponen­komponen yang  disebut blok  bangunan (building blok), yang  terdiri dari  komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi, komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan untuk mencapai sasaran.
  1. Komponen input
Input mewakili data  yang masuk kedalam sistem informasi. Input disini termasuk metode dan media  untuk  menangkap  data  yang  akan dimasukkan, yang  dapat berupa  dokumen­dokumen dasar.
  1. Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model matematik  yang  akan memanipulasi data  input dan data  yang  tersimpan di basis data  dengan cara  yang  sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
  1. Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai sistem.
  1. Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box”  dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima  input, menjalankan  model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
  1. Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media  penyimpanan vital bagi sistem informasi. Yang berfungsi sebagai tempat untuk  menampung  database atau  lebih  mudah dikatakan sebagai sumber  data  dan informasi untuk  memperlancar dan mempermudah kerja  dari sistem informasi.
  1. Komponen software
Software  berfungsi sebagai tempat untuk  mengolah,menghitung  dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untuk menciptakan suatu informasi.
  1. Komponen basis data
Basis data (database)  merupakan  kumpulan data  yang saling  berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak  untuk  memanipulasinya.  Data  perlu  disimpan dalam basis data  untuk  keperluan penyediaan informasi lebih  lanjut. Data  di dalam basis data  perlu  diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi basis data yang baik  juga  berguna  untuk  efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data  diakses atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak  paket yang  disebut DBMS  (Database Management System).
  1. Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti bencana alam, api, temperatur, air, debu, kecurangan­kecurangan, kegagalan­kegagalan sistem itu  sendiri, ketidak  efisienan, abotase dan lain sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal­hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahan­kesalahan dapat langsung cepat diatasi.
Gambar Interaksi Sistem Informasi
Sistem informasi terdiri dari elemen­elemen yang  terdiri dari orang, prosedur, perangkat keras, perangkat lunak, basis data, jaringan komputer dan komunikasi data. Semua elemen ini merupakan komponen fisik.
  1. Orang
Orang  atau  personil yang  di maksudkan yaitu  operator komputer, analis sistem,
programmer, personil data entry, dan manajer sistem informasi/EDP
  1. Prosedur
Prosedur merupakan  elemen fisik. Hal ini di sebabkan  karena  prosedur  disediakan  dalam bentuk  fisik seperti buku  panduan dan  instruksi. Ada  3  jenis prosedur  yang dibutuhkan, yaitu instruksi untuk pemakai, instruksi untuk penyiapan masukan, instruksi pengoperasian untuk karyawan pusat komputer.
  1. Perangkat keras
Perangkat keras bagi suatu  sistem informasi terdiri atas komputer  (pusat pengolah, unit masukan/keluaran), peralatan penyiapan data, dan terminal masukan/keluaran.
  1. Perangkat lunak
Perangkat lunak dapat dibagi dalam 3 jenis utama :
  1. Sistem perangkat lunak umum, seperti sistem pengoperasian dan sistem manajemen data yang memungkinkan pengoperasian sistem komputer.
  2. Aplikasi perangkat lunak umum, seperti model analisis dan keputusan.
  3. Aplikasi pernagkat lunak  yang  terdiri atas program yang secara spesifik  dibuat untuk setiap aplikasi.
  4. Basis data

Rabu, 14 Januari 2015

ALAT PENGOLAH DATA

ALAT PENGOLAH DATA
 Alat pengolah data tidak dapat dipisahkan dari pekerjaan manajemen sistem informasi. Pekerjaan sistem informasi dapat berkembeng pesat seperti sekarang ini karena pesatnya kemajuan perkembangan alat pengolah data. 
A.JENIS    ALAT    PENGOLAH   DATA
 Karena belum ada alat pengolah data yang canggih, dulu orang mengalami kesulitandalam mengolah data. Sesudah muncul alat pengolah komputer dan pemakaiannya meluas sampai ke unit-unit kerja, maka setiap unit kerja mulai bekerja dengan datadan informasi dan berupaya mengolah berbagai daya yang mereka perlukan.Perkembangan peradaban manusia tidak dapat dipisahkan dengan perkembangan alat penghitungatau alat pengolah data. Perkembangan tersebut dapat dikelompokkan menjadi empat jenis alat pengolah data, yaitu :1.ManualAlat pengolah manual adalah alat pengolah data yang tidak bersifat mekanis (bukan mesin) yang dikerjakan dengan tenaga manusia seperti penggoresan dan pengelompokkan. Tidak terbayangkan jika hidup kita tanpa angka dan tidak ada konsep samasekali. Jelaslah bahwa konsep dan angka harus bersamaan dengan permulaan dan perkembangan peradaban. Pemakaian jenis alat hitungan ini diperkirakan ribuan tahunyang lalu yakni ditandai dengan suatu transisi dengan hitungan kelompok lima (Romawi) dan sepuluh (di India Timur dan Arab) dan pengembangan rotasi posisional.Perkembangan alat pengolah manual dengan goresan sekarang adalah pada pemakaianpapan tulis atau jenis lainnya di ruang kelas, penghitungan suara di TPS, dan sebagainya. Cara penghitungan dengan mengelompokkan barang yang dihitung contohnyaadalah pengelompokkan lidi untuk belajar anak-anak disekolah. Cara lain adalahdengan berdasarkan pengelompkkan warna tanah liat. Cara penghitungan ini pun masih efektif dugunakan sampai sekarang, yaitu untuk keperluan kemudahan penghitungan, misalnya pengelompokkan bahan bangunan, barang, makanan jualan eceran, ataukertas kuitansi yang warna-warni.2.Mesin ManualMesin manual adalah alat pengolah data mekanis (mesin) yang di gerakkandengan tenaga manusia, misalnya mesin kalkulator manual, mwsin ketik manual, mesin duplikator manual, mesin cetak manual dsb.alat hitung pertama yang berupa atau alat yang bekerja sebagi mesin adalah papan hitung disekitar 3000 tahun yang lalu. Lebih dari seribu tahun kemudian sesudah munculnya teknologi tinggi batu-batu dalam papan hitungan, muncullah bola kecil kayu ada kawat-kawat swipoa(abacus). Kalkulator pertama ini aslinya muncul di cina, arab, eropa dan mesir. Abad demi abad berlalu, berpengaruh kelas pedagang muncul di eropa sebagai tanda pertumbuhan perdagangan internasional dan antar benua. Pada tahun 1942, galileo meninggal,Newton lahir dan ahli matimatika Prancis Blasrill Pascall ( 1623-1662) membuat kalkulatormekanis pertama. Blesey Pascall, putra dari pegawai perhitungan pajak menggunakan waktu bersama ayahnya bekerja membuat kolom-kolom penjumlahan maka muncullh kalkulator pascaline yaitu mesin dengan gigi penggerak untuk menghasilkan hitungan penjumlahan dan pengurangan.Kalkulator pascal adalah jenis digital yaitu seperti swipoa, bekerja denga angka-angka dan memproduksi hasil yang tepat. Kelas lain instrumen dan kalkulator adalah jenis analog, misalnya instrumen survey dan astronomik. Pada akhir abad ke-17, ahli matematika Jerman Gottfried Wilhelm von Leibniz(1646-1716) membuat kalkulator pertama yang dapat menghitung perkalian dan pembagian, disamping penambahan dan pengurangan.Pada abad ke-19,ahli matematika Inggris Charles Babbage (1792-1872) menggunakan prinsip-prinsip logik sebagai dasar alat hitung (komputer) modern yang disebut mesin analitik. Ia menyertakan memori mekanik untuk menyimpan hasil hitungan sehingga tidak perlu disalin dulu ke kertas atau media lain yang dapat membuat kemungkinan kesalahan. Tahun 1886 William Seward Burroughs(1855-1898) di Amerika Serikat (AS) memperkenalkan mesin jumlah mekanik yang kemudian secara sukses komersial dan membuat perhitungan permobilan dengan bekerjasama dengan Henry Ford.3.Mesin ElektrikMesin elektrik adalah alat pengolah data mekanis (mesin) yang digerakkan
  dengan tenaga listrik, termasuk tenagan baterai, misalnya mesin kalkulator listrik, mesin ketik listrik, mesin duplikator listrik, mesin cetak listrik, dan sebagainya. Permulaannya adalah hampir bersamaan dengan Burroughs dimana terjadi pula perkembangan penting di AS. Dr. Herman Hollerith (1860-1929) seorang pegawaisensus telah membuat mesin tabulator kartu berlubang (punched card) elektromagnetik yang pertama. Pada tahun 1914 Thomas J. Watson, Sr. (1874- 1956) mulai bergabung dengan perusahaan milik Hollerith The Tabulating Machine Company. Tahun 1924 dengan Watson sebagai direktur utama nama tersebut diubah menjadi the International Business Machine Coorporation (IBM).

Hubungan data dan Informasi

Hubungan data dan Informasi

DATA DAN INFORMASI
Untuk menuju pada pengertian Sistem Informasi secara utuh, diperlukan pemahaman yang tepat tentang konsep data dan informasi. Keterkaitan data dan informasi sangatlah erat sebagaimana hubungan antara sebab dan akibat. Bahwa data merupakan bentuk dasar dari sebuah informasi, sedangkan informasi merupakan elemen yang dihasilkan dari suatu bentuk pengolahan data.
TENTANG DATA
Banyak terdapat pengertian data yang dirangkum dari berbagai sumber. Bagian ini akan mengutip tiga pengertian data dari sudut pandang yang berbeda-beda.
1. Menurut berbagai kamus bahasa Inggris-Indonesia, data diterjemahkan sebagai istilah yang berasal dari kata “datum” yang berarti fakta atau bahan-bahan keterangan.
2. Dari sudut pandang bisnis, terdapat pengertian data bisnis sebagai berikut : “Business data is an organization’s description of things (resources) and events (transactions) that it faces”. Jadi data, dalam hal ini disebut sebagai data bisnis, merupakan deskripsi organisasi tentang sesuatu (resources) dan kejadian (transactions) yang terjadi.
3. Pengertian yang lain mengatakan bahwa “data is the description of things and events that we face”. Data merupakan deskripsi dari sesuatu dan kejadian yang kita hadapi.
4. Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut data sebagai bahan mentah dari informasi, yang dirumuskan sebagai sekelompok lambang-lambang tidak acak yang menunjukkan jumlah atau tindakan atau hal-hal lain. Dari keempat pengertian di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa data adalah bahan baku informasi, didefinisikan sebagai kelompok teratur simbol-simbol yang mewakili kuantitas, tindakan, benda, dan sebagainya. Data terbentuk dari karakter, dapat berupa alfabet, angka, maupun simbol khusus seperti *, $ dan /. Data disusun untuk diolah dalam bentuk struktur data, struktur file, dan basis data.
TENTANG INFORMASI
Berikut juga akan disampaikan pengertian informasi dari berbagai sumber.
1. Menurut Gordon B. Davis dalam bukunya Management Informations System : Conceptual Foundations, Structures, and Development menyebut informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami di dalam keputusan sekarang maupun masa depan.
2. Menurut Barry E. Cushing dalam buku Accounting Information System and Business Organization, dikatakan bahwa informasi merupakan sesuatu yang menunjukkan hasil pengolahan data yang diorganisasi dan berguna kepada orang yang menerimanya.
2 Sistem Informasi Berbasis Komputer – Teguh Wahyono
3. Menurut Robert N. Anthony dan John Dearden dalam buku Management Control Systems, menyebut informasi sebagai suatu kenyataan, data, item yang menambah pengetahuan bagi penggunanya.
4. Menurut Stephen A. Moscove dan Mark G. Simkin dalam bukunya Accounting Information Systems : Concepts and Practise mengatakan informasi sebagai kenyataan atau bentuk-bentuk yang berguna yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan bisnis.
Dari keempat pengertian seperti tersebut di atas dapat disimpulkan bahwa informasi
merupakan hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi yang
menerimanya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan
sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

Data dan Informasi

MENGENAL DUNIA KOMPUTER
1.7. Pengertian Data dan Informasi
    Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.

    Informasi merupakan hasil pengolahan dari sebuah model, formasi, organisasi, ataupun suatu perubahan bentuk dari data yang memiliki nilai tertentu, dan bisa digunakan untuk menambah pengetahuan bagi yang menerimanya. Dalam hal ini, data bisa dianggap sebagai obyek dan informasi adalah suatu subyek yang bermanfaat bagi penerimanya. Informasi juga bisa disebut sebagai hasil pengolahan ataupun pemrosesan data.


    Data bisa merupakan jam kerja bagi karyawan perusahaan. Data ini kemudian perlu diproses dan diubah menjadi informasi.


    Jika jam kerja setiap karyawan kemudian dikalikan dengan nilai per-jam, maka akan dihasilkan suatu nilai tertentu. Jika gambaran penghasilan setiap karyawan kemudian dijumlahkan, akan menghasilkan rekapitulasi gaji yang harus dibayar oleh perusahaan. Penggajian merupakan informasi bagi pemilik perusahaan. Informasi merupakan hasil proses dari data yang ada, atau bisa diartikan sebagai data yang mempunyai arti. Informasi akan membuka segala sesuatu yang belum diketahui
    MENGENAL DUNIA KOMPUTER